Pantangan Ibu Hamil: Bedakan Mitos dan Fakta!

Pantangan Ibu Hamil: Bedakan Mitos dan Fakta!

Ibu-ibu muda masa kini boleh saja mengikuti teknologi terkini dan mengaplikasi gaya hidup modern. Tapi dalam hal pantangan ibu hamil, masih banyak dari mereka yang masih percaya dengan mitos tentang makanan yang dilarang dan direkomendasikan untuk dikonsumsi saat hamil. Apa Anda termasuk salah satu dari mereka?

Mitos dan Fakta tentang Pantangan Ibu Hamil

1. Pantangan ibu hamil #1 : Durian dan nenas
Dua buah ini dikenal sebagai pantangan ibu hamil nomor wahid. Nenas memiliki kandungan prostaglandin yang bermanfaat mencegah tumbuhnya sel kanker serta radang pada anggota tubuh untuk mencegah terjadinya infeksi.

Tentu saja, nenas tidak memiliki keterkaitan secara langsung dengan janin bayi. Hal yang sama terkandung pada durian. Meski tidak ada penelitian secara khusus dengan kandungan dalam durian, namun tidak ada kasus yang membuat seorang ibu hamil keguguran saat makan durian.

Yang dikhawatirkan, mereka akan mual jika memakan kedua buah tersebut dalam porsi sangat besar. Jika mereka muntah dalam jumlah besar, tentu asupan makanan untuk janin akan berkurang.

2. Air kelapa hijau bikin kulit bayi putih dan kacang hijau bikin rambut lebat?
Kali ini bukan pantangan ibu hamil, tetapi mitos. Warna kulit manusia ditentukan oleh faktor genetika, tidak ada faktor lain. Rambut lebat pun tergantung dari faktor genetik, bukan dari kandungan makanan yang dikonsumsi.

4. Menghilangkan mual dengan makan mangga muda
Memang selalu ada keinginan untuk makan rujak dan mangga muda saat hamil muda, tetapi ini bukan terapi untuk menghilangkan mual. Rasa mual bisa dihilangkan dengan mengkonsumsi biskuit kaya serat, buah segar, atau sayuran yang dikukus. Kebanyakan makan mangga muda justru mengakibatkan iritasi lambung.

5. Minum air es bikin gemuk?
Gemuk atau tidaknya ibu hamil dipengaruhi oleh faktor genetika pula. Ada beberapa ibu yang tetap pada kondisi normal—kecuali kondisi perut, tentunya. Namun beberapa bumil mengalami peningkatan berat badan secara signifikan.

Air es tidak menggemukkan, tetapi jika bumil sering minum minuman ringan, sirup dan mengkonusmsi minuman dengan kandungan sakarin tinggi, maka kandungan gula sintesis tersebut akan masuk ke dalam tubuh bayi.

6. Makan dobel karena ‘berbadan dua’
Ini juga salah satu faktor yang menggemukkan. Rasa lapar membuat bumil makan tanpa kendali dan mengindahkan asupan gizi. Makanan berlemak dan gorengan tidak bermanfaat bagi janin, dan akan menumpuk kolesterol pada bumil.

Bumil disarankan mengkonsumsi sayur dan buah lebih banyak untuk cemilan. Nasi juga perlu dikurangi, namun dapat digantikan dengan kentang dan lauk bergizi dengan porsi lebih banyak.

7. Bayi ‘ngeces’ karena ngidam tidak kesampaian
Ini juga terkadang menjadi alasan bumil untuk menyantap apa saja yang mereka inginkan. Saat mereka telah kelebihan berat badan, justru mereka mengalami banyak komplikasi saat melahirkan. Semua bayi ‘ngiler’ atau ‘ecesan’ pada usia-usia tertentu bila gigi mereka sedang tumbuh.
Satu catatan terakhir, ibu hamil harus mengkonsumsi makanan yang benar-benar matang. Sate tidak disarankan untuk dikonsumsi terlalu sering, karena masih ada kandungan parasit pada daging ayam atau kambing bila tidak dimasak secara matang.

Nah, setelah ini perbanyak pengetahuan tentang apa yang patut dan tidak patut dimakan bumil di media atau sumber yang layak dipertanggungjawabkan keakuratannya. Selamat menyambut si mungil yang lucu!

Sumber

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama Agar Janin Sehat


Memilih makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang tepat dan sesuai sangat penting untuk untuk menunjang pertumbuhan janin kedepannya. Berhati-hati dalam memilih makanan saat kehamilan juga akan membantu kondisi sang ibu, seperti akan mengurangi morning sickness dan mencegah lelah berlebihan yang biasanya dialami pada awal kehamilan. Selain dua hal tersebut, hal ini juga akan membantu menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti cacat saat lahir hingga yang terburuk, terjadinya keguguran.

Tak jarang saat Anda hamil orang-orang di sekitar Anda akan melarang untuk tidak makan makanan ini dan itu. Hal ini dikarenakan usia kehamilan pada trimester pertama memang cukup rentan dan berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan. Penelitian menyebutkan bahwa keguguran mayoritas terjadi pada usia kehamilan muda, dan banyak dari penyebab keguguran adalah karena faktor makanan (baca: makanan penyebab keguguran).

Makanan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama yang Harus Anda Ketahui

Kehamilan adalah salah satu momen yang paling ditunggu untuk pasangan suami istri yang sudah menikah. Ketika masa kehamilan tersebut tiba, rasa bahagia tentu tak bisa terbendung. Memiliki bayi lucu yang sehat dan cerdas adalah dambaan semua orang, dan itu berawal dari bagaimana merawat kehamilan pada trimester pertama, dan faktor makanan sangat berperan dalam hal ini. Ada jenis makanan yang tidak disarankan untuk ibu hamil, bahkan ada yang dilarang sama sekali, berikut ini adalah berbagai jenis makanan yang disarankan untuk ibu hamil trimester pertama.
  1. Sayuran
Gejala mual dan muntah sudah sewajarnya dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Gejala yang juga disebut dengan morning sickneess ini ternyata bisa dikurangi dengan banyak mengonsumsi jenis sayur-sayuran hijau. Bahkan kandungan zat besi yang terkandung dalam sayuran tersebut tidak hanya bisa menghilangkan rasa mual, tetapi juga akan membantu tubuh memproduksi hemogloin yang membantu mencegah anemia yang kadang terjadi pada kehamilan.
Sayuran hijau banyak mengandung nutrisi yang penting untuk janin, salah satunya asam folat. Zat ini sangat penting untuk pembelahan dan pertumbuhan sel, sehingga sangat penting untuk mencegah kecacatan pada janin. Contoh sayuran hijau yang mengandung banyak asam folat adalah bayam, asparagus, brokoli, dan sawi.
  1. Buah
Berbagai jenis buah-buahan sangat cocok menjadi makanan untuk ibu hamil 1 bulan. Selama kehamilan usahakan untuk memilih buah segar daripada buah kalengan. Bagi sang ibu, selain manfaat dari nutrisinya, kandungan serat dalam buah akan membantu mengatasi sembelit yang terjadi selama masa kehamilan, sedangkan bagi janin, banyaknya nutrisi dalam buah tentu akan sangat baik untuk perkembangannya. Pilihan buahnya adalah apel, keluarga jeruk, pisang, alpukat, anggur, kurma, tomat dan lain sebagainya. Sedangkan yang dilarang adalah durian, nanas, delima, dan pepaya muda.
  1. Produk Olahan Susu
Ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak berbagai produk olahan yang terbuat dari susu. Seperti yang kita ketahui bahwa pertumbuhan sel membutuhkan protein, termasuk juga pertumbuhan janin yang sangat pesat sehingga sang ibu akan sangat membutuhkan asupan protein. Maka dari itu mengonsumsi berbagai jenis olahan susu adalah salah satu jalan terbaik untuk mendapatkan asupan protein yang cukup.
  1. Seafood
Seafood atau makanan laut ternyata juga bagus untuk menjadi alah satu jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Berbagai jenis makanan laut atau seafood ini cukup tinggi mengandung protein dan juga asam lemak omega 3. Nutrisi-nutrisi ini sangat bagus untuk perkembangan otak janin, ingin anak Anda cerdas bukan? Beberapa jenis makanan laut yang bisa Anda konsumsi adalah jenis ikan dan udang.
  1. Sereal
Jenis makanan untuk ibu hamil pada trimester awal selanjutnya adalah sereal, yang sebaiknya dikonsumsi setiap hari selama kehamilan terutama saat hamil muda. Sereal yang bagus adalah jenis whole grain, bisa juga diganti dengan roti gandum dari jenis whole grain juga. Sereal bisa dikonsumsi untuk menggantikan nasi, sehingga selama kehamilan Anda bisa mengurangi konsumsi nasi.
  1. Kacang-Kacangan
Faktanya memang tidak semua jenis kacang bagus menjadi makaan untuk ibu hamil trimester pertama. Akan tetapi jenis kacang-kacangan ini cukup disarankan karena mengandung banyak protein yang akan bermanfaat dalam tubuh. Protein tersebut nantinya akan membantu ibu hamil meningkatkan energi di dalam tubuh. Adapun jenis kacang-kacangan yang disarankan untuk ibu hamil diantaranya kacang kedelai, kacang hijau ataupun kacang merah yang mengandung banyak asam folat dan juga vitamin B.
  1. Air Kelapa
Air kelapa dipercaya mengandung berbagai zat yang ternyata cukup bermanfaat bagi ibu hamil. Akan tetapi, sejauh ini memang belum ada penelitian ilmiah secara pasti yang membuktikan bahwa air kelapa sangat berkhasiat untuk ibu hamil. Air kelapa muda untuk ibu hamil trimester pertama ini dipercaya bisa bermanfaat sebagai elektrolit alami yang mengandung banyak mineral yang berfungsi untuk memulihkan stamina ibu hamil. Apalagi saat hamil, seorang wanita biasanya akan membutuhkan asupan air lebih banyak ketimbang wanita yang tidak sedang hamil.

Tips Mengatur Pola Makan Saat Hamil Trimester Pertama

Ketika seorang ibu masih memasuki usia kehamilan trimester pertama, selain mengonsumsi jenis-jenis makanan yang tadi sudah kami jelaskan sebaiknya Anda juga mengatur jadwal makan Anda. Jadwal makan tidak bisa sembarangan. Pertama, cobalah untuk lebih sering makan, akan tetapi batasilah porsi makanannya sehingga usus akan terus bekerja secara terus menerus. Saat hamil bisa saja Anda makan sebanyak 6-8 kali sehari namun dalam jumlah porsi yang tidak banyak.

Tips kedua, saat anda mengalami muntah atau mual sebaiknya Anda konsumsilah biskuit atau makanan kecil dengan jus buah ketika Anda bangun pagi. Saat bangun pagi pun sebaiknya Anda tidak langsung beranjak dari tempat tidur, melainkan secara bertahap. Setelah bangun duduklah terlebih dahulu sambil memakan menu yang tadi sudah dijelaskan. Kemudian barulah dilanjutkan dengan sarapan pagi.

Selain itu Anda juga perlu memperbanyak konsumsi makanan untuk ibu hamil trimester pertama yang banyak mengandung serat. Makanan yang mengandung serat bisa cukup mengurangi risiko Anda mengalami kontipasi selama masa kehamilan Anda.

Sebelumnya kami juga mengingatkan kepada Anda bahwa jenis-jenis makanan yang tadi kami jelaskan hanyalah berupa saran. Mungkin saja ternyata Anda punya alergi terhadap jenis makanan tertentu yang harus Anda hindari. Maka dari itu, sebaiknya Anda tanyakan atau konsultasikan dulu kepada dokter atau bidan supaya hasil yang Anda dapatkan lebih maksimal. Sekian informasi dari kami mengenai berbagai jenis makanan untuk ibu hamil trimester pertama. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Sumber

Menu Makanan Ibu Hamil Agar Anak Cerdas Sejak Dini


Menu makanan ibu hamil agar anak cerdas haruslah mengandung nutrisi macam protein, AA – DHA, asam amino, asam lemak omega 3 6 9 dan lainnya. Nutrisi-nutrisi tersebut sangat berperan penting dalam perkembangan otak janin di dalam kandungan. Seperti diketahui bahwa awal dari perkembangan kecerdasan anak adalah sejak masih di dalam kandungan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi awal kecerdasan anak tersebut, diantaranya pola hidup sehat sang orang tua, gen atau keturunan, dan juga ditentukan oleh nutrisi yang diberikan seorang ibu kepada janin. Semakin kebutuhan nutrisi-nutrisi yang telah disebutkan di atas terpenuhi, semakin maksimal pula perkembangan otak janin.

Selain nutrisi untuk perkembangan kecerdasan anak, dibutuhkan juga nutrisi-nutrisi lain selama kehamilan. Seorang ibu hamil dituntut untuk bisa menjaga asupan nutrisi dan kebutuhan gizi untuk Anda dan sang janin agar kesehatannya tetap terjaga sampai proses persalinan tiba. Memiliki anak yang sehat dan cerdas tentu menjadi impian bagi semua orang tua.

6 Jenis Makanan Ibu Hamil Agar Anak Cerdas

Nutrisi untuk perkembangan awal kecerdasan janin sangat membutuhkan protein, tapi selain itu juga nutrisi-nutrisi lain seperti AA dan DHA, asam amino, asam lemak omega 3, 6, dan 6, vitamin B dan vitamin E, zat besi dan yang lainnya. Berikut adalah beberapa makanan yang mengandung nutrisi-nutrisi tersebut
  1. Kacang Tanah
Makanan ini hanya disarankan kepada para ibu hamil yang memang tidak punya alergi terhadap kacang tanah atau sejenisnya. Selain rasanya yang enak dan cocok sebagai camilan, kacang tanah mengandung sangat banyak protein dan juga asam folat yang baik untuk para ibu hamil. Pada awal kehamilan Anda, mengonsumsi kacang tanah bisa membantu mencegah cacat otak pada anak atau pada tulang belakang anak yang masih berada di dalam kandungan. Namun Anda juga harus menjaga porsinya agar kesehatan tubuh juga tetap terjaga. Setiap porsinya konsumsilah sekitar 2 sendok makan kacang tanah yang telah dikupas.
  1. Ikan Salmon
Mungkin jenis makanan ibu hamil agar anak cerdas yang satu ini cukup sulit ditemukan. Namun jika Anda tinggal di kota-kota besar, menemukan ikan salmon cukup mudah apa lagi Anda bisa menemukan berbagai olahan salmon di restoran-restoran. Ikan ini mengandung gizi yang sangat tinggi, seperti protein, asam lemak esensial omega 3, juga AA dan DHA yang dinilai sangat bermnafaat bagi perkembangan otak janin yang ada dalam kandungan. Akan tetapi bagi para ibu hamil sebaiknya hindari konsumsi salmon mentah, karena dikhawatirkan ikan salmon tersebut masih terkontaminasi oleh bakteri berbahaya.
  1. Daging Sapi Matang
Makanan lezat selanjutnya untuk ibu hamil adalah daging sapi yang sudah dimasak. Makanan ibu hamil agar anak cerdas yang satu ini mengandung cuup banyak zat besi dan protein. Protein sangat bermanfaat bagi janin terutama untuk pembentukan otot, struktur tulang, enzim, dan juga sistem kekebalan tubuh. Selain bermanfaat untuk janin, konsumsi daging sapi matang ini juga bermanfaat bagi sang ibu karena zat besi juga bisa membantu produksi hemoglobin dan menjauhkan sang ibu dari risiko melahirkan prematur. Saat Anda mengonsumsi daging sapi matang, makanlah sepotong daging sapi atau sekitar 35 gram tanpa lemak.
  1. Telur
Makan telur juga bisa membuat anak cerdas sejak dini saat ia masih berad adi dalam kandungan. Makanan ini mengandung banyak umer protein dan juga lemak yang sangat kaya akan vitamin dan juga mineral yang banyak manfaatnya untuk para ibu hamil. Sel tubuh pada bayi yang maish berkembang di dalam kandungan membutuhkan asupan protein yang cukup untuk bisa tumbuh dan berkembang. Makanan ibu hamil agar anak cerdas yang rasanya enak ini juga mengandung kolin dan asam lemak omega 3yang bisa membantu otak dan pengelihatan si anak. Dalam satu kali konsumsi, makanlah 1 telur ukuran besar atau sekitar 50 gram telur.
  1. Sereal
Anda pasti sudah terbayang bahwa sereal adalah salah satu makanan yang rasanya lezat. Namun ternyata selain rasanya yang lezat ini, sereal juga banyak mengandung gizi yang bermanfaat untuk ibu hamil. Kandungan serat, karbohidrat dan juga asam folat yang ada dalam sereal dinilai bia membantu ibu menghindari risiko melahirkan bayi uang cacat. Untuk ibu pun sereal juga bisa membantu melancarkan pencernaan karena kandugan seratnya yang cukup tinggi. Di minggu-minggu awal kehamilan asam folat juga bermanfaat untuk perkembangan janin. Jadi sesekali cobalah untuk makan sereal dengan porsi 1 cangkir sereal untuk sekali konsumsi.
  1. Daging Ayam
Selain daging sapi, daging ayam juga sangat bagu untuk perkembangan otot si anak karena kandungan proteinnya yang sangat tinggi. Daging ayam juga mengandung vitamin-vitamin lainnya seperti vitamin B yang sangat membantu memperlancar metabolisme tubuh. Bagian terbaik untuk dikonsumi adalah dada ayam yang mengandung banyak protein, lebih rendah lemak dan rendah kolseterol. Nutrisi-nutrisi tersebut juga sangat bermanfaat elama proses perkembangan janin.

Cara Agar Anak Cerdas Sejak Dalam Kandungan

Selain mengonsumsi makanan yang bernutrisi agar anak cerdas, pola hidup sehat seorang ibu yang mengandung juga sangat mempengaruhi. Asap rokok, baik sebagai perokok pasif maupun aktif dapat menurunkan tingkat kecerdasan anak. Selain itu asap rokok juga mampu membuat janin menjadi cacat. Pola hidup sehat lainnya yang perlu diterapkan adalah tidur teratur, tidak begadang, serta menghindari stres. Stres pada ibu yang mengandung dapat berakibat buruk pada janin.

Anda juga bisa melakukan beberapa kegiatan yang dapat memancing kecerdasan anak sejak berada di dalam kandungan. Sebagai orang tua sebaiknya Anda sering mengajak si bayi berbicara, karena saat janin beruia 6 bulan, bayi sudah mulai peka dan bisa mendengar bunyi-bunyian. Saat Anda mengajak bayi berbicara, si bayi juga bisa belajar untuk mengenali suara ibunya, ayahnya, atau orang lain. Selain itu ternyata dengan memperdengarkan musik klasik juga bisa mendukung kecerdasan anak sejak dini. Musik klasik dinilai bisa mempengaruhi perkembangan otak si anak ke arah yang lebih positif. Nah, setelah Anda mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sudah disebutkan tadi, Anda juga harus mengimbanginya dengan rutin berolahraga. Namun sebagai ibu hamil Anda tidak perlu melakukan olahraga yang berat, lakukan saja olahraga ringan seperti berjalan kaki atau olahraga yoga. Aktivitas ini bisa memperlancar aliran darah Anda agar perkembangan si janin juga semakin lancar.

Sekian artikel kali, beberapa tips mengenai makanan ibu hamil agar anak cerdas dan tips lain yang kami berikan tadi hanyalah berupa saran yang bisa Anda coba. Namun jika Anda kurang yakin, Anda juga bisa mengonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter spesialis kandungan atau dokter pribadi Anda.

Sumber

Delapan Nutrisi Ibu Hamil yang Bikin Bayi di Kandungan Jadi Super



Kehamilan pasti berdampak pada kesehatan fisik dan mental calon ibu. Untuk itu dibutuhkan asupan makanan yang memadai bukan hanya untuk kesehatan ibu tapi juga memelihara tumbuh kembang si jabang bayi.

Berikut ini makanan yang harus disantap ibu saat mengandung.

Sayuran Hijau
Sayuran berdaun hijau tua seperti bayam dan kangkung adalah sumber zat besi, serat, folat dan vitamin C. Kehamilan membuat ibu hamil kurang zat besi. Asupan sayur bayam akan membantu ibu mengatasi kekurangan zat besi.

Di sisi lain, serat membantu ibu mencegah sembelit sementara vitamin C membantu penyerapan zat besi untuk ibu hamil. Sedangkan  folat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi di dalam rahim.

Nasi Merah
Nasi merah kaya akan serat, zat besi dan vitamin B. Di samping itu nasi merah juga rendah indeks glikemik dan membantu ibu hamil merasa kenyang lebih lama. Kelompok vitamin B diperlukan untuk kesehatan sistem saraf dan produksi sel-sel darah merah. Saat hamil, volume darah meningkat 40-40 persen.

Stroberi
Buah beri yang satu ini sering dijuluki makanan super karena mengandung antioksidan, folat, serat dan vitamin C. Antioksidan yang dikonsumsi sebelum dan selama kehamilan bermanfaat membantu melindungi bayi dari risiko diabetes tipe 2 atau obesitas.

Ada juga kaitan antara antioksidan dan penurunan risiko preeklamsia, tekanan darah tinggi serius yang terjadi saat hamil. Memang masih dibutuhkan banyak studi untuk mendukung penelitian ini. Tetapi tak ada salahnya bagi ibu hamil untuk makan buah stroberi yang enak dan segar itu.

Minyak Ikan
Penting bagi ibu untuk memastikan mendapat asupan dua porsi ikan yang kaya akan asam lemak omega tiga. Asam lemak ini diperlukan untuk perkembangan mata dan sistem saraf bayi. Sumber asam lemak omega tiga ada pada ikan salmon. Kalau mahal, pilihlah ikan kembung.

Namun British Nutrition Foundation mengingatkan wanita hamil sebaiknya tidak berlebihan makan ikan karena dikhawatirkan mengandung polutan yang berbahaya buat bayi.

Pisang
Buah ini mengandung potassium yang diperlukan untuk mengatasi penahanan cairan yang bikin kaki jadi bengkak dan kram saat hamil. Pisang juga mengandung serat dan gula yang dirilis perlahan sehingga membuat ibu kenyang lebih lama. Seratnya bagus untuk mencegah sembelit. Jadikan pisang sebagai camilan menyehatkan buat ibu hamil.

Daging Merah
Daging merah tanpa lemak merupakan sumber zat besi yang diperlukan saat kehamilan agar ibu tidak terkena anemia. Daging juga merupakan sumber protein.

Hindari mengonsumsi hati saat hamil karna mengandung retinol yang tinggi. Retinol adalah bentuk vitamin A yang bisa berbahaya untuk calon bayi.

Kiwi
Kiwi adalah buah dengan kandungan vitamin C lebih tinggi dari buah jeruk. Buah kiwi juga kaya akan antioksidan dan folat. Keduanya diperlukan untuk perkembangan bayi.

Ubi
Umbi yang satu ini enak disantap hanya dengan dibakar atau direbus. Ubi kaya akan antioksidan, vitamin B, C dan serat. Selain itu, ubi juga sumber karbohidrat yang sehat sehingga ibu jadi kenyang lebih lama. Kandungan seratnya diperlukan untuk mencegah sembelit.

Sumber

Yang Harus Dihindari Saat Hamil Trimester Pertama


Kehamilan merupakan suatu hal yang membahagiakan dan sudah dinanti oleh pasangan menikah. Namun, meski kehamilan adalah yang ditunggu dan membuat bahagia, kehamilan juga harus dijalani dengan penuh perhatian agar janin tumbuh sehat dan lahir dengan sempurna.

Dalam menjalani kehamilan, tiap wanita berbeda dan terjadi perubahan tidak hanya secara fisik namun hormonal.

Kondisi kesehatan calon ibu juga mempengaruhi kesehatan janin, sehingga selama masa kehamilan akan ada beberapa hal yang harus dihindari atau dikurangi supaya janin tumbuh dengan optimal dan lahir sebagai bayi yang sehat dan menjadi kebanggaan orang tua.

Masa rentan pada kehamilan biasanya terjadi pada trimester pertama karena janin yang masih kecil sehingga belum terlalu kuat.

Kiat (Tips) Menjaga Kehamilan Trimester Pertama

Berikut ini, beberapa kiat untuk menjaga kehamilan selama trimester pertama, agar kehamilan bisa dijalani dengan baik:
  1. Mencari informasi sebanyak mungkin tentang kehamilan dari berbagai sumber seperti, buku, berbagai media, televisi, internet.
  2. Bergabung dengan komunitas ibu hamil baik secara online, seperti milis, komunitas blogger atau di komunitas ibu hamil daerah setempat, supaya bisa berbagi pengalaman dan bertukar pikiran. Hal ini baik untuk kesiapan mental sebelum persalinan dan selama masa kehamilan.
  3. Pembiasaan untuk memakai baju yang lebih longgar, meskipun perut belum buncit supaya ketika perut membesar, sudah merasa nyaman dengan pakaian longgar.
  4. Mulai mengkonsumsi jenis makanan yang mudah dicerna misalnya nasi,jagung, kentang, ubi dan makanan yang berserat supaya pencernaan lancar.
  5. Menghindari makanan yang memiliki kadar lemak yang tinggi dan mengandung minyak seperti daging  yang berlemak banyak, makanan bersantan dan jenis makanan yang digoreng.
  6. Mengkonsumsi cemilan di pagi hari sebelum bangkit dari tempat tidur dan apabila mengalami insomnia, minumlah susu hangat.
  7. Pada usia kehamilan di atas 4 minggu, apabila terjadi rasa sakit di bagian bawah perut dan mucul flek darah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan tindakan medis.

Mengatasi Mual dan Muntah Trimester Pertama

Gejala kehamilan yang umum dialami oleh calon ibu terutama pada kehamilan trimester pertama adalah rasa mual dan muntah yang disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya disebabkan oleh tingginya kadar hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin).
Beberapa tips di bawah ini bisa membantu ibu hamil menghadapi rasa mual dan muntah pada trimester awal kehamilan.
  1. Rasa mual dan muntah bisa menyebabkan dehidrasi, karenanya dianjurkan banyak minum air putih atau jus buah untuk menjaga kadar air dalam tubuh sehingga tidak terjadi dehidrasi.
  2. Selain untuk mencegah dehidrasi, air putih juga disarankan bagi ibu hamil yang mengalami sembelit.
  3. Penyebab rasa mual dan muntah disebabkan banyak hal, salah satunya adalah sumber bau, baik yang terlalu menyengat atau tidak disukai. Karenanya, hindari dari segala hal yang menjadi sumber bau.
  4. Membiasakan menyikat gigi setelah makan atau muntah, hal ini supaya mulut juga terjaga kesehatannya.
  5. Lebih berhati – hati dan lakukan perlahan, jangan terburu – buru ketika akan bangun dari tidur, berbaring atau duduk supaya mencegah rasa mual, pusing atau perasaan ingin muntah.
  6. Ibu hamil trimester pertama sebaiknya sering mengkonsumsi makanan yang meski jumlahnya sedikit atau berporsi kecil namun frekuensinya cukup sering, supaya rasa mual dapat dihindari.
  7. Menyediakan makanan kecil dengan kadar garam rendah seperti biskuit atau roti gandum. Buah – buahan juga dianjurkan karena selain mengatasi mual juga memiliki nutrisi yang baik.
  8. Tidak melakukan aktifitas yang berat dan mengurangi aktifitas yang menuntut energi banyak.

Anjuran Untuk Kehamilan Trimester Pertama

Selama masa kehamilan trimester pertama, calon ibu memang dianjurkan untuk benar – benar fokus menjaga kandungannya yang masih rentan, karena kondisi rahim dan janin yang masih dini, agar janin bisa melalui bulan selanjutnya dengan tumbuh sehat.

Bagi calon ibu yang menghadapi kehamilan pertama, sangat disarankan untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang bagaimana menjalani kehamilan yang sehat termasuk pemilihan makanan serta pola hidup selama kehamilan.

Pada kehamilan pertama, biasanya calon ibu masih awam dalam merawat kandungannya, karena bertanya pada yang lebih berpengalaman  serta bertukar pikiran akan baik, supaya pengetahuan mengenai kehamilan menjadi lebih banyak dan tentunya bermanfaat baik bagi janin dan ibu.

5 Posisi Tubuh Membantu Anda Menjaga Kehamilan

Ketika sedang hamil, anda banyak sekali memikirkan posisi yang baik dan nyaman untuk janin dan aktivitas anda. Perubahan fisik yang semakin berubah di masa kehamilan memasuki usia tua semakin membuat anda mencari posisi yang tepat.



1.  Berjalan dan berdiri
Untuk anda yang aktif bergerak, anda bisa melakukan jalan yang tepat ketika masa kehamilan sebagai berikut anda bisa berjalan dengan kepala yang tegak ke depan. Usahakan anda menjaga bahu anda untuk tetap tegak, selain itu poisikan kaki anda sama rata dalam menahan beban badan anda. Hindari terlebih dahulu menggunakan sepatu dengan hak yang tinggi karena akan membuat anda cepat pegal dan mengganggu kesehatan anda. Untuk anda yang sedang hamil pada usia kandungan tua, jangan sampai berdiri dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama. Jikapun diharuskan untuk berdiri cobalah untuk mengangkat satu kaki dengan beristirahat di bangku atau sejenisnya. Setelah beberapa menit, ganti posisi kaki anda. Saat bekerja di dapur dan mengharuskan anda berdiri, lakukan istirahat satu kaki bergantian dan ubah kaki setiap lima sampai 15 menit.

2.  Duduk
Disarankan untuk ibu hamil, posisi duduk adalah dengan punggung lurus dengan bahu yang ditarik ke belakang. Peningkatan berat badan yang anda alami akan mempengaruhi otot sehingga menyebabkan nyeri pada area tubuh tertentu sehingga menyulitkan anda mendapatkan posisi ternyaman. Dengan posisi duduk seperti ini diharapkan anda akan nyaman. Menyandarkan tubuh di kursi dan sofa menjadi alternatif anda. Sandarkan pinggul dan bahu pada kepala sofa sehingga anda dapat merasa lebih nyaman. Menyeimbangkan berat badan ketika sedang duduk dapat menjadi pilihan anda, selama kehamilan kaki akan rentan terhadap nyeri karena adanya beban dari berat badan anda. Anda bisa mengubah posisi duduk sehingga mengalami perubahan selama 30 menit dari posisi awal.

3.  Bangun dari posisi tidur
Anda mungkin akan kesulitan ketika bangkit dari posisi tidur anda.Maka anda dapat mengambil cara yang tepat dengan tubuh anda yang dimiringkan terlebih dahulu simpan satu tangan anda di bagian sisi tubuh anda. Geser tangan anda secara berlahan untuk bangkit dari posisi tidur sehingga anda bisa duduk terlebih dahulu sebelum betul -betul siap bangun. Kemudian tarik nafas untuk relaksasi.

4.  Mengambil benda yang terjatuh
Seringkali anda kesulitan untuk mengambil benda yang posisinya lebih rendah dari badan anda. Anda dapat mengambil posisi dengan usaha postur tulang punggung tegak lurus lalu sedikit demi sedikit menekuk salah satu kaki anda. Cara yang lebih aman adalah dengan berpegangan pada benda atau tempat yang kuat. Anda dapat menundukan punggung sedikit untuk menjaga keseimbangan. Cara untuk berdiri yang tepat adalah dengan satu tangan yang tertumpu pada benda yang kuat kemudian pelan-pelan berdiri tegak lurus.

5.  Mengangkat benda
Anda terlebih dahulu bisa melihat berat beban yang akan anda angkat. Tidak disarankan untuk mengangkat beban yang melebihi 5 kg dalam waktu yang lama. Apalagi melebihi berat 5 kg. Adapun jika memang anda diharuskan mengangkat beban yang berat bisa membagi beberapa bagian, cara ini lebih aman untuk anda ketika diharuskan membawa berat beban yang besar. Perhatikan pula jarak tempuh barang atau benda anda. Sehingga beban anda tidak menggangu kesehatan janin dan anda.

Sumber

7 Ciri Ciri Ibu Hamil Sehat dan Tanda Wanita Muda Yang Tidak / Kurang Sehat

7 Ciri Ciri Ibu Hamil Yg Sehat dan Tanda Janin Pada Wanita Muda Yang Tidak Kurang Sehat


Bagi ibu yang sedang hamil pasti tidak akan memikirkan kesehatan dirinya sendiri tapi juga memikirkan kesehatan untuk janin atau jabang bayi yang sedang dikandungnya.

Suatu kehamilan sangat membutuhkan kondisi tubuh yang sehat yang berkaitan dengan berat badan yang normal dan keadaan tubuh yang sehat, simbang. Bagi ibu yang sedang hamil maka harus menghindari dari berbagai macam penyakit khususnya penyakit kronis.

Untuk mengetahui tanda kehamilan yang sehat, berikut ini ciri ciri ibu hamil yang sehat, antara lain:

1. Kadar gula dan tekanan darah normal

Indikator yang utama untuk ibu yang sedang hamil sehat adalah kadar gula dan tekanan darah yang dalam tubuh perlu dipantau ketika masih masuk di kehamilan pertama. Kadar gula dan tekanan darah akan mengalami peroses fluktuasi selama masa kehamilan mengalami perkembangan bulan yang lebih tinggi. Jika hal ini diperiksa dengan proses tekanan darah dan kadar gula yang normal maka dipastikan ibu mengalami kehamilan yang sehat.

2. Keadaan rahim dan plasenta

Untuk penjagaan janin yang lebih intensip di dalam rahim, maka keadaan rahim dan plasenta harus selalu sehat sampai masa melahirkan tiba. Plasenta yang sehat adalah plasenta yang melekat dengan efektif di bagian dinding rahim. Jika hal ini tidak terjadi maka akan menyebabkan kelahiran prematur bahkan bisa jadi mengalami keguguran yang sangat mengecewakan bagi ibu hamil.

3. Proses pertumbuhan janin

Proses dan pertumbuhan janin dalam kandungan akan menentukan kondisi bayi pada masa perkembangannya. Untuk mengetahui keadaan normalnya, bisa memeriksakan ke rumah sakit atau dokter kehamilan ketika ibu di masa kehamilan dengan menggunakan tes USG.

Jika nanti pertumbuhan janin masih kekurangan oksigen di bagian dalam rahim maka hal ini akan mengakibatkan gangguan pada fungsi plasenta dan hal ini sangat membahayakan untuk proses pertumbuhan janin.

4. Berat badan

Berat badan yang baik untuk ibu yang sedang hamil menurut kalangan ahli kesehatan khususnya dokter kehamilan, ibu hamil harus meningkat 13-15 kilogram selama masa kehamilan terjadi. Khususnya sebelum masa hamil terjadi sudah memiliki berat badan yang normal dan sehat. Namun jika mengalami kelebihan berat badan maka yang harus dilakukan adalah menguranginya namun jangan sampai menghilangkan nutrisi yang baik untuk janin.

5. Kadar hormon

Ibu yang hamil akan menghasilkan progesteron yang jauh lebih tinggi daripada tidak hamil. Hormon ini yang nantinya akan mengatur proses penempelan janin dalam rahim dan menjaga rahim dari berbagai macam kontraksi selama masa kehamilan. Selain itu, bisa membantu pembangunan jaringan dan menguatkan rahim.

6. Pertumbuhan di perut

Untuk mengetahui proses pertumbuhan perut yang baik dan sehat perlu untuk rutin membawa ibu hamil ke dokter kehamilan agar nanti sang dokter bisa mengukur perut pada ibu hamil untuk kepastian perkembangan janin atau bayi di tingkat yang normal dan sehat.

7. Pergerakan janin

Para dokter sudah menyarakan untuk selalu menghitung pergerakan janin untuk mengetahui dan melacak kesehatan kehamilan yang terjadi. Bagi ibu yang sedang hamil akan merasakan gerakan janin di masa kehamilan menginjak 6-10 minggu. Gerakan janin inilah yang memastikan bahwa janin atau jabang bayi mendapatkan penerimaan cukup oksigen dan pasti berada di kondisi yang baik-baik saja.

Itulah ciri ciri ibu hamil sehat yang harus diketahui bagi kalangan wanita yang sudah ingin memiliki momongan dan menggendong bayi agar keluarga yang dibangun menjadi lebih harmonis dan terasa sempurna.

Sumber